Ibadah Haji, Laptop, dan Internet


Dewasa ini, kehadiran laptop di setiap saat adalah sebuah kebutuhan, bahkan ketika sedang berumrah atau berhaji. Perjalanan ke Arab Saudi bagi jamaah umrah berbeda dengan jamaah haji. Jamaah umrah bebas membawa tas untuk barang bawaan, akan sangat mudah untuk menyelipkan laptop di tas jinjing, atau tambahan tas untuk laptop itu sendiri. Tapi tidak demikian untuk jamaah haji.

Persoalan yang dihadapi jamaah haji adalah batasan bawaan. Hanya ada 3 tas yang boleh dibawa, yaitu koper berlogo maskapai (Saudi Arabian Airlines atau Garuda Indonesia), tas jinjing 5kg berlogo maskapai, dan tas paspor berlogo maskapai. Tas tambahan tidak diperkenankan, kecuali bentuknya kecil misalnya tas pinggang dari depkes untuk menyimpan obat-obatan.

Menaruh laptop di koper pasti sangat tidak aman, karena koper akan ditumpuk dan berpotensi hilang atau dibongkar. Sedangkan tas jinjing, tidak muat untuk menyimpan laptop 12 inci atau yang lebih besar. Laptop 11 inci seperti Sony Vaio tipe TZ/TT atau netbook 10 inci yang kini banyak pilihannya mungkin bisa masuk ke tas jinjing, tetapi beresiko tinggi terkena benturan dalam perjalanan dan akan sangat mengurangi volume tas jinjing tersebut. Jadi, persoalannya kini mengerucut, bagaimana mencari laptop yang dapat masuk ke tas paspor atau tas pinggang.

Membawa laptop saat berhaji dapat bermanfaat bagi jamaah, antara lain untuk:
– mengakses internet untuk berita dari tanah air, menggunakan 3,5G maupun Wi-Fi
– menghubungi keluarga di tanah air menggunakan webcam, Yahoo Messenger, atau telepon internet
– mencari tahu berita tentang kepadatan mina saat akan melontar jumrah
– membantu jamaah lain untuk memindahkan hasil jepretan kamera digital atau rekaman video melalui USB
– membaca e-book Islami, mendengar lantunan ayat suci Al-Qur’an, nonton video nasyid atau film sirah nabawi
– melakukan koordinasi dengan rekan kerja di tanah air, membaca e-paper, e-mail, pesan Facebook dsb

Untuk melakukan itu semua, solusinya adalah Fujitsu U1010 3,5G yang ukuran dan beratnya hanya separuh netbook biasa. Layarnya yang hanya 5,6 inci membuatnya muat di tas pinggang dan cukup lega diselipkan di tas paspor. Dengan tambahan kartu Mobily (operator seluler di Arab Saudi), jamaah haji dapat menikmati internet 3,5G di Mekkah dan Madinah dan koneksi EDGE di Mina. Batere cadangan 2 cell dan batere bawaan 4 cell dapat bertahan hingga 5-6 jam.

Fujitsu Lifebook U1010 Diamond Black (3.5G, tablet, garansi s/d 2011, batre 2+4 cell)
*Processor: Intel A110-800MHz
*RAM: 1 GB DDR2
*Storage: HDD 40GB, 1.8-inch PATA (4200rpm), S.M.A.R.T.
*Wireless: 802.11b/g, Bluetooth® 2.0, 3.5G (HSDPA) WWAN connectivity with dual Antenna.
*Webcam: Integrated Webcam 0.3 MP
*Slots: CF, SD Card Reader
*Ports: 1xUSB 2.0, VGA, Gigabit LAN
*Display: 5.6-inch SuperFine WSVGA, 1024 x 600 pixels, Touch Screen
*OS: Genuine Windows Vista® Home Premium
*Audio: High Definition with built-in digital microphone
*Weight: 0,61 kg

Batre bawaan 2 cell, ada bonus batre cadangan yang 4 cell. Masih tahan 5-6 jam, lumayan untuk perjalanan lama di kereta/pesawat/stasiun/bandara. Selain dapat dipakai sebagai tablet, juga nyaman untuk presentasi, tinggal connect ke wireless projector.

Fujitsu U1010 ini warna hitam, elegan dan tidak begitu mencolok di tempat umum. Untuk login cukup dengan fingerprint. Untuk online tinggal manfaatkan 3.5G atau wi-fi.

Yang merepotkan penggunanya biasanya karena kesulitan mengakses tombol panah (harus dengan fn), hal itu sudah diatasi dengan software Sharpkeys yang jalan otomatis saat dinyalakan.

2 Responses

  1. nice laptop, son.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: